150 Siswa Baru SMAN 2 Loa Janan Jalani Tes Urine untuk Cegah Narkoba
Sebanyak 150 siswa baru SMAN 2 Loa Janan, Kutai Kartanegara, mengikuti tes urine sebagai langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen sekolah dalam mendukung upaya pemerintah memerangi narkoba sejak usia remaja.
Edukasi dan Pencegahan Sejak Dini
Tes urine ini dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kutai Kartanegara. Sebelum tes urine dilakukan, para siswa diberikan penyuluhan mengenai bahaya narkoba, jenis-jenis narkotika yang sering beredar di lingkungan pelajar, serta konsekuensi hukum dan dampak kesehatan bagi penyalahguna.
Pihak sekolah berharap langkah ini dapat menjadi bentuk edukasi nyata bagi siswa baru untuk menjauhi narkoba dan fokus pada pendidikan demi masa depan mereka.
Upaya Menciptakan Lingkungan Sekolah Bersih Narkoba
Kepala SMAN 2 Loa Janan, dalam keterangannya, menjelaskan bahwa tes urine ini tidak hanya bertujuan mendeteksi penggunaan narkoba, tetapi juga untuk membangun kesadaran kolektif bahwa sekolah serius dalam menjaga lingkungan belajar yang sehat dan bebas dari narkoba.
“Kami ingin siswa merasa aman dan memiliki semangat belajar tanpa gangguan, serta memahami bahwa narkoba hanya akan merusak masa depan mereka,” ujarnya.
Antusiasme dan Dukungan Orang Tua
Para orang tua siswa juga menyambut baik langkah sekolah yang proaktif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba sejak awal tahun ajaran baru. Dengan adanya tes urine ini, orang tua merasa terbantu dalam pengawasan anak mereka, sekaligus menjadi pengingat bersama untuk selalu waspada terhadap potensi peredaran narkoba di lingkungan sekitar.
Sementara itu, para siswa mengikuti tes urine dengan tertib dan antusias, memahami bahwa langkah ini untuk kebaikan mereka dan sebagai wujud kepedulian sekolah terhadap kesehatan dan masa depan mereka.
Tes urine kepada 150 siswa baru SMAN 2 Loa Janan menjadi langkah konkret dalam memerangi narkoba dari lingkungan pendidikan. Melalui pencegahan sejak dini, diharapkan generasi muda dapat terhindar dari bahaya narkoba dan fokus meraih cita-cita mereka dengan sehat, aman, dan berprestasi.